All Blog

Melatih “Otot” Kreatif Public Relations

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Belakangan warga Jakarta belakangan sedang kena “demam” yang menyehatkan. Wah bagaimana maksudnya nih? Banyak public relations dan pastinya juga PR agency yang jadi sibuk dengan klien yang ingin ada event-event sehat. Mulai dari lari 5K, 10K, padel, minisoccer, futsal, tennis, tinju, dan banyak lagi aktivitas olahraga kekinian lainnya.Tren seperti ini tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta, tapi juga berbagai daerah lain di Indonesia. Kadang-kadang bahkan PR agency dari Jakarta juga mendapatkan klien yang menginginkan roadshow aktivitas kebugaran di berbagai daerah di Indonesia. Di situasi seperti ini, kemasan dan konsep kreatif menjadi kunci.Nah, selain perlu stamina, bagaimana para public relations bisa terus datang dengan ide-ide segar untuk mengakomodasi berbagai pesanan klien itulah yang perlu latihan. Ternyata nggak cukup latihan fisik untuk mendampingi media dan KOL di berbagai event kebugaran, tapi juga melatih “otot” kreatif supaya keluar ide-ide out of the box yang bisa bikin klien bilang “Wah menarik banget tuh…,”. Enggak ada public relations yang tidak kreatif Sub judul ini adalah sebuah fakta, bukan sekadar kalimat dengan sugar coating supaya para bos di PR agency bahagia. Tapi layaknya setiap orang punya otot di tubuhnya, sama dengan otot kreatif ini. Tenang saja, ini tidak hanya berlaku untuk para pekerja PR agency di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia kok. Masalahnya adalah seberapa sering para pelaku public relations ini mau melatih “otot” kreatifnya.Bicara soal kreativitas, perlu rasanya berkaca ke perusahaan yang identik dengan kerja kreatif skala global. Kita ambil saja Pixar. Meskipun bukan PR agency, tapi perusahaan yang satu ini adalah salah satu barometer kreativitas internasional.Co-Founder Pixar Ed Catmull pernah berkata, “For me, creativity includes problem-solving. That’s the broad definition of it.” Dari penuturannya jelas ini beririsan sekali dengan keseharian public relations yang perlu memberikan solusi permasalahan kepada klien. Nah, makanya

Read More →

Masuk 2% PR Agency Sukses: Rahasia Konsistensi ala Michael Easter

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Kalau membaca judulnya mungkin banyak public relations yang bertanya-tanya. Apa sih? Tapi mari kita telaah lagi satu per satu katanya. Industri komunikasi sangat lekat dengan PR dan tentunya public relations di belakangnya selalu ada PR agency, dan meskipun ada IKN, barometer industri PR agency di Indonesia masih di Jakarta,PR agency Jakarta selalu menjadi destinasi klien ketika ada crisis. Begitu banyak kejadian tak terduga seringkali terjadi, dan public relations harus bergerak dengan strategi crisis handlingnya.Nah soal 2% yang jadi judul blogpost ini referensinya berasal dari buku: The Comfort Crisis karya Michael Easter. Sebagai seorang eks fitness director dan jurnalis kesehatan, di bukunya ada satu data yang cukup menarik khususnya untuk yang sedang mencari PR agency Indonesia di Jakarta.  Easter memaparkan sebuah penelitian sederhana. Jika di sebuah gedung ada eskalator dan tangga yang posisinya bersebelahan, berapa banyak orang yang akan memilih tangga? Jawabannya: hanya 2%. Ternyata 2% Angka Kunci Lho, apa hubungannya orang naik tangga manual dan public relations Jakarta? Di sinilah perannya. Persentase yang hanya 2% itu tentu saja kecil, dan di lingkup PR agency, ini perlu menjadi catatan penting.  Sejumlah expert di berbagai ranah termasuk digital marketing menemukan fakta bila rata-rata tingkat konversi penjualan yang terjadi melalui surat elektronik alias email tidak jauh dari angka 2%. Besar kemungkinan bila hal serupa berlaku juga di tingkat pekerja media mengakses press release yang sering didistribusikan para public relations.Dalam kondisi terentu saja ada beberapa yang jauh lebih tinggi sampai lebih dari dua kali lipat hingga menyentuh 5%. Tapi angka rata-rata masih di sekitar 2%. Secara global Meta Ads yang secara global berada di sekitar 2.3%. Kalau menyelam lebih dalam, fenomena 2% ini terus bermunculan di banyak bidang. Artinya PR agency Jakarta juga harus lebih peduli dengan fenomena ini. Krisis 2% di Ranah

Read More →

Public Relations Justru Harus Emosian

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Membaca judul ini mungkin sebagian PR agency Indonesia terutama di Jakarta akan bertanya-tanya. Lho kok bukannya harusnya jangan emosian yah?  Tunggu dulu, saat ada kemacetan di Jakarta dan solusinya adalah rekayasa jalur, bisa jadi emosi yang keluar adalah marah dan kecewa. Tapi di sisi lain coba berhenti sejenak dan pikirkan aktivasi terakhir sebagai public relations yang paling berkesan. Metriksnya feedback media, klien, dan KOL. Itu juga ada emosinya lho.Nah kan, semua PR agency, mau itu di Jakarta, ataupun daerah-daerah lain di Indonesia, semua punya emosinya masing-masing. Tapi pertanyaan berikutnya, seberapa banyak emosi yang bisa tertangkap?Public Relations Mesti Paham Ragam Emosi yang AdaSetiap campaign itu selalu ada emosinya lho. Seperti halnya sebuah karya ataupun produk, emosi punya peran penting di dalamnya. Produk Tropicana Slim tidak akan sama sebelum ada series Sore, yang belakangan jadi film layar lebar.PR agency Indonesia terutama di Jakarta yang ideal akan tahu kemana emosi dari sebuah campaign akan membawa calon konsumennya. Mulai dari sedih, senang, marah, kecewa, bangga, terinspirasi, atau semacamnya.Ketidakjelasan dalam proses membangun emosi akan membuat campaign jadi mengambang. Padahal harapannya sebagai public relations adalah klien yang kembali datang dengan senyum mengembang.Pentingnya Emosi untuk PR Agency Indonesia JakartaKita belum lama lupa dari tren “kopi senja”, mungkin di antara kalian yang pelaku public relations ada yang pernah membuat campaign yang berhubungan dengan ini, atau malah bekerja sama dengan KOL yang konten-kontennya bertema kopi senja, seperti pemilik podcast Rintik Sedu? Emosional sekali tone-nya.Wajar sekali, sebagai manusia, dan sudah pasti klien PR agency juga manusia bukan? Lalu sebagai barometer tren, tidak mengherankan kalau fenomena seperti ini datangnya dari Jakarta lalu kota-kota lain di Indonesia akan mengikuti.Mengapa bisa seperti ini? Jawabannya adalah emosi mampu membangkitkan rasa, dari inspirasi sampai refleksi, dan secara tidak langsung sudah membuat campaign lewat beragam

Read More →

Pentingnya Interaksi Dua Arah untuk PR Agency di Indonesia

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Minim respons atau malah dalam kondisi yang lebih parah tidak ada respons, pertanda bila PR agency di Indonesia terutama di Jakarta perlu untuk meninjau ulang campaign yang sedang mereka jalankan. Para public relations juga sebisa mungkin harus peka dalam mempersiapkan campaign yang potensial memancing interaksi dua arah.Bentuknya seperti apa? Untuk PR agency di Indonesia terutama di Jakarta yang masih banyak mengurusi aktivasi offline, maka animo dari peserta aktivasi itulah yang menjadi metriks. Tentu saja di era digital public relations juga punya tantangan untuk menjaring sebanyak mungkin Like, komentar, juga tentunya interaksi yang lebih dalam seperti share dan mengikuti voting.Biasanya, PR agency di Indonesia terutama diJakarta melakukan pendekatan dengan media dan KOL dengan berbagai strategi. Mulai pengemasan brief sesuai karakter si KOL atau press release yang telah diadaptasi dengan kebutuhan masing-masing media. Sementara PR agency di daerah-daerah lain di Indonesia bisa menyesuaikan karakter ekosistem pendukung dengan pendekatan yang lebih lokal. PR Agency VS Interaksi Kesuksesan interaksi berbanding lurus dengan bagaimana public relations membangun emosi. Penting sekali apalagi untuk PR agency di Indonesia terutama di Jakarta yang karakter klien dan ekosistemnya berbeda secara emotional-bonding dengan PR agency di kota-kota lain di Indonesia.Di sisi lain, adanya interaksi juga membuat PR agency memiliki ciri. Tentunya di tengah “lautan” kompetisi. Menariknya lagi, apa-apa yang jadi produk dari PR agency di Indonesia terutama di Jakarta seperti ini berpotensi jadi “magnet”, alias Reach dan Engagementnya juga potensial lebih tinggi. Pertimbangan Waktu PR Agency Jakarta memilih Media & KOL Saat ada campaign dengan klien, biasanya pekerjaan berikutnya dari PR agency adalah mencari KOL dan media untuk memaksimalkan campaign tersebut. Beberapa di antara KOL/media yang sudah menjalankan konsep ini adalah Bapak2ID, Whiteboard Journal, dan Biasalah Anak Muda.Pertanyaan berikutnya adalah kalau KOL atau medianya datang dari luar Jakarta bagaimana?

Read More →

Cara Lama yang Perlu Dilupakan PR Agency di Indonesia Jakarta

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Buat para public relations, pasti pernah mengalami penolakan ide. Entah itu dari klien atau internal di PR agency. Materi kali ini bukan tentang bagaimana menjaga kesehatan mental dari penolakan. Tapi ini tentang bagaimana PR agency di Indonesia terutama di Jakarta sebagai barometer industri public relations di Indonesia yang katanya sudah terlalu red ocean. Ada kalanya PR agency Jakarta dan daerah lain di Indonesia sepakat untuk memperbaiki proses bisnis. Istilah industrinya adalah business process improvement (BPI). Masalah utama dari implementasi BPI adalah banyaknya PR agency berbagai skala, baik yang kecil, sedang, maupun raksasa, yang terbentur dalam proses penyempurnaan karena orang-orang di dalamnya telanjur merasa aman dengan proses yang selama ini berjalan.  Jadi Seharusnya Apa yang Mesti PR Agency di Indonesia Lakukan? Ada elemen mendasar yang para pekerja PR agency di Indonesia terutama di Jakarta perlu pahami lebih dalam. BPI sejatinya bukan sekadar penyusunan ulang alur kerja. Para public relations harus melakukan analisis mendalam terhadap aktivitas yang berulang, identifikasi hambatan, dan perancangan cara baru yang lebih efisien maupun efektif.Bagi lini bisnis termasuk di dalamnya PR agency, BPI bisa berarti memangkas langkah yang tidak memiliki tambahan nilai, membuat jalur persetujuan jadi lebih cepat, atau optimalisasi teknologi untuk otomatisasi. Intinya, perbaikan harus nyata dampaknya, jangan sekadar perubahan kosmetik. Untuk memulai BPI public relations perlu memetakan proses yang ada. Selanjutnya, semua yang berada di dalam PR agency memang bisa saja saling tunjuk  titik lemah, seperti langkah yang memakan waktu, biaya, atau tenaga berlebih. Setelah itu, perlu rancangan alternatif perbaikan, pengujian, lalu bagaimana penerapannya secara bertahap.Contoh kasus yang sering terjadi pada PR agency di Indonesia terutama di Jakarta, antrean orang ingin mengikuti aktivasi, perbaikan proses bisa berupa penambahan saluran online agar prosesnya dapat audiens lakukan tanpa perlu datang ke lokasi untuk mengambil nomor antrean misalnya.

Read More →

Tren Content PR Marketing 2025: Dari Video Pendek sampai Interactive Content

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Halo, para marketing dan PR Manager! Di era serba digital ini, kita semua tahu kalau konsumen makin pintar, makin cepat bosan, dan makin kritis sama brand. Nah, di tahun 2025, content marketing bukan lagi sekadar soal “posting rutin” di media sosial. Sekarang, kuncinya adalah “Bagaimana bikin konten yang nyambung, engaging, dan memorable”. Lalu, apa saja tren content marketing yang lagi panas di September 2025 ini? Yuk, kita bahas satu per satu! 1.    Video Pendek Masih Jadi Raja TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts… ketiganya masih jadi senjata paling ampuh buat narik perhatian konsumen. Kenapa? Karena format “15–60 detik” itu pas banget buat gaya hidup cepat ala Gen Z dan milenial. Banyak brand besar sekarang bikin mini-story, behind the scene, bahkan edukasi singkat lewat video pendek. Misalnya, Starbucks sering bikin konten cepat tentang cara racik minuman baru. Hasilnya? Engagement meledak! Buat para marketing manager, ini sinyal bahwa “strategi video pendek wajib masuk kalender konten 2025”. 2.    Interactive Content, Bikin Audiens Betah Lebih Lama Kalau dulu orang cukup “like” dan “share”, sekarang audiens pengin “ikut main” dalam konten kita. Makanya, konten interaktif lagi booming banget. Bentuknya bisa: Data terbaru nunjukin kalau “konten interaktif bikin audiens stay 2-3 kali lebih lama” dibanding konten biasa. Buat brand, ini artinya lebih banyak kesempatan buat “nempel” di benak konsumen. 3.    AI-Generated Content Jadi Partner Baru AI makin canggih, makin pintar, dan… makin nggak bisa dihindari. Banyak brand sekarang pakai AI untuk: Tapi jangan salah, “AI bukan pengganti kreativitas manusia”. Justru AI itu alat bantu. Misalnya, sebuah PR Agency Indonesia banyak pakai AI untuk bikin draft press release, lalu tim kreatif mereka yang “memoles” biar tetap terasa human dan authentic. 4.   Personalization Lebih Penting dari Sebelumnya Audiens sekarang benci banget kalau merasa “dimasalkan”. Mereka

Read More →

Strategi Jitu Untuk Jadi “Raja Kuliner” Di Era Digital

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Pernah kepikiran nggak, kenapa ada warung makan kecil yang bisa viral sampai antreannya kayak konser K-pop, sementara restoran besar justru sepi? Jawabannya ada di strategi digital marketing! Di era sekarang, rasa makanan enak aja belum cukup. Kalau mau jadi “raja kuliner”, kuncinya adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan dunia digital dengan tepat. 1.    Bangun Branding yang Kuat Branding itu ibarat bumbu rahasia. Bayangin, kalau kamu punya logo kece, nama brand yang gampang diingat, plus identitas visual yang konsisten, orang-orang bakal lebih cepat kenal dan loyal sama produkmu. Contoh nyatanya bisa dilihat dari Domino’s Pizza. Mereka nggak cuma jual pizza, tapi juga branding sebagai makanan cepat, praktis, dan bisa dipesan kapan aja lewat aplikasi. Hasilnya? Domino’s jadi salah satu raja kuliner global berkat keberanian adaptasi digital. 2.    Aktif di Media Sosial Instagram, TikTok, bahkan Twitter bisa jadi “lapak” jualan paling murah dan efektif. Posting foto makanan estetik, bikin video behind the scenes dapur, atau bahkan bikin challenge seru bisa meningkatkan engagement. Contohnya Jollibee dari Filipina. Video lucu mereka di YouTube berhasil bikin brand ini mendunia. Dengan storytelling yang emosional plus konten kreatif, Jollibee jadi nggak sekadar restoran fast food, tapi juga brand yang punya kedekatan emosional dengan konsumennya. Kalau kamu bingung mulai dari mana, banyak kok PR Agency Indonesia yang bisa bantu merancang strategi konten agar lebih terarah. 3.    Manfaatkan Food Delivery Apps Gojek, GrabFood, ShopeeFood—ini bukan lagi opsi tambahan, tapi udah jadi kebutuhan. Makin mudah makananmu diakses, makin besar peluang orang untuk beli. Contoh sukses bisa kita lihat dari Shake Shack di Amerika. Saat pandemi, mereka sigap mengoptimalkan layanan delivery dan promosi online. Hasilnya, bisnis tetap jalan meski restoran fisik sempat ditutup. Nah, kerja sama dengan PR Agency Indonesia juga bisa membantu bisnismu memaksimalkan campaign lewat platform

Read More →

Pentingnya Konten dalam PR Digital Marketing dan Kunci Membuat PR Konten yang Menarik Pembeli

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Di era serba digital seperti sekarang, hampir semua bisnis berlomba-lomba masuk ke ranah online. Mulai dari usaha kecil, UMKM, sampai perusahaan besar. Tapi, pernah kepikiran nggak, kenapa ada bisnis yang bisa melejit penjualannya lewat dunia digital, sementara ada juga yang jalan di tempat? Jawabannya sering kali ada di “konten”. Yap, konten adalah nyawa dalam digital marketing. Tanpa konten, strategi promosi online cuma jadi pajangan kosong. Bahkan, banyak PR Agency Indonesia menekankan bahwa strategi digital marketing tanpa konten hanya akan membuat brand kehilangan arah. Konten adalah medium utama untuk membangun awareness, menumbuhkan kepercayaan, sampai mendorong penjualan. Kenapa PR Konten Itu Penting? Ada satu pepatah yang selalu relevan dalam dunia digital: “Content is King”. Konten adalah raja yang menentukan arah komunikasi brand dengan audiensnya. Bayangkan kamu punya produk bagus banget, harganya bersaing, kualitas oke, tapi… orang nggak tahu, nggak kenal, apalagi percaya. Nah, di sinilah konten bekerja: bikin orang sadar, tertarik, lalu akhirnya beli. Beberapa alasan kenapa konten jadi super penting dalam digital marketing: 1.    Meningkatkan Brand Awareness Dengan konten yang konsisten, nama brand kamu bisa lebih dikenal. Misalnya, posting rutin di Instagram dengan tema yang sesuai akan membuat audiens lebih familiar dengan produkmu. 2.    Membangun Kepercayaan (Trust) Orang lebih percaya pada brand yang rajin berbagi informasi bermanfaat. Contohnya, brand skincare yang sering edukasi soal cara merawat kulit akan lebih dipercaya daripada yang sekadar posting foto produk. 3.    Meningkatkan SEO dan Trafik Konten berupa artikel blog, video, atau infografis bisa bikin website lebih mudah ditemukan di Google. Semakin sering tampil di halaman pertama, makin besar peluang orang datang ke tokomu. 4.    Menggerakkan Aksi (Conversion) Konten bukan cuma buat dilihat, tapi juga untuk mengajak audiens bertindak. Entah itu klik link, daftar newsletter, atau langsung checkout produk. Tidak heran,

Read More →

Mengoptimalkan PR Digital Marketing dengan Data

Tips dan Trik yang Efektif (materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Di dunia digital marketing yang terus berkembang, data kini jadi raja. Setiap klik, scroll, dan interaksi pengguna di dunia maya menyimpan informasi berharga yang bisa mengubah arah strategi pemasaran. Tapi, tidak semua orang tahu cara mengolah data ini dengan efektif. Nah, jika anda seorang manajer marketing, memahami bagaimana mengoptimalkan digital marketing menggunakan data akan memberi keunggulan kompetitif yang besar. Dalam artikel ini, kita bakal bahas bagaimana cara memanfaatkan data untuk meningkatkan efektivitas kampanye digital marketing. Kita juga akan berbicara tentang berbagai trik yang bisa membuat strategi marketing anda lebih tajam dan tepat sasaran. Jadi, siap untuk menaklukkan dunia digital marketing dengan data? Yuk, kita mulai! 1.    Data adalah Kunci untuk Memahami Audiens Salah satu kekuatan terbesar digital marketing adalah kemampuannya untuk memberikan wawasan mendalam tentang audiens kita. Dari data yang terkumpul, kita bisa mengetahui lebih banyak tentang preferensi, perilaku, dan bahkan kebiasaan membeli audiens. Ini adalah dasar yang sangat kuat untuk menyusun strategi. Misalnya, data demografis dan perilaku pengunjung di situs web bisa memberikan gambaran jelas tentang siapa yang benar-benar tertarik dengan produk atau layanan Anda. Google Analytics, misalnya, bisa memberikan informasi tentang usia, lokasi, perangkat yang digunakan, hingga bagaimana audiens berinteraksi dengan konten Anda. Jangan lupa, menggunakan “heatmaps” atau alat pemetaan perilaku pengguna bisa membantu kita lebih memahami bagian mana dari situs yang paling banyak diklik dan berapa lama mereka tinggal di sana. Informasi ini sangat berharga untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan mengoptimalkan konversi. 2.    Menggunakan A/B Testing untuk Meningkatkan Keputusan Salah satu cara termudah dan paling efektif untuk mengoptimalkan digital marketing adalah dengan melakukan A/B testing. Ini adalah proses eksperimen di mana anda mencoba dua versi berbeda dari elemen pemasaran (misalnya, dua judul email atau dua desain landing page) dan

Read More →

Langkah Mudah Membuat Strategi PR Digital Marketing yang Efektif

(materi ini ditulis untuk advo indonesia public relations agency jakarta indonesia) Pernah nggak sih kamu merasa bingung harus mulai dari mana kalau mau promosiin bisnis di dunia digital? Tenang aja, kamu nggak sendirian. Banyak pemilik usaha, dari UMKM sampai perusahaan besar, sering pusing mikirin strategi digital marketing yang efektif. Padahal, kalau tahu langkah-langkahnya, dunia digital bisa jadi “lahan emas” buat bikin bisnismu makin dikenal. Nah, di artikel ini kita bakal ngobrol santai soal langkah mudah bikin strategi digital marketing yang efektif. Dijamin, setelah baca ini, kamu punya gambaran jelas harus ngapain dulu, terus lanjut ke mana. 1.    Tentukan Tujuan yang Jelas Strategi digital marketing tanpa tujuan itu kayak naik mobil tanpa arah. Mau ke mana juga nggak jelas. Nah, makanya langkah pertama adalah nentuin tujuan yang spesifik. Misalnya, apakah kamu mau: Contoh nyata datang dari “Coca-Cola”. Mereka bukan cuma jual minuman, tapi membangun brand supaya selalu diingat orang. Kampanye “Share a Coke” sukses banget karena tujuan mereka jelas: bikin orang merasa punya koneksi personal dengan produknya. 2.    Kenali Target Audiensmu Nggak semua orang cocok jadi target produkmu. Kalau kamu jual skincare premium, jelas targetmu beda sama orang yang cari sabun cuci piring hemat. Caranya gampang: bikin persona audiens. Tulis siapa mereka, umur berapa, tinggal di mana, apa hobi mereka, dan masalah apa yang mereka hadapi. Menurut Neil Patel, pakar digital marketing dunia, “Semakin detail kamu mengenal audiensmu, semakin mudah menyampaikan pesan yang kena di hati mereka.” Jadi, jangan malas riset ya! 3.    Pilih Channel Digital yang Tepat Banyak banget platform digital sekarang: Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, sampai email marketing. Tapi jangan asal main semua. Fokus aja di channel yang sesuai sama audiensmu. Contoh: Nike berhasil banget memanfaatkan Instagram dan YouTube dengan konten inspiratif soal olahraga. Mereka tahu audiensnya suka visual keren dan cerita motivasi. Hasilnya? Engagement tinggi,

Read More →